Apakah Rehabilitasi Medik Itu ?

1505626726339_crop_954x622

Apakah Rehabilitasi Medik Itu ?

Rehabilitasi Medik adalah ilmu pengetahuan kedokteran yang mempelajari masalah atau semua tindakan yang ditujukan untuk mengurangi / menghilangkan dampak keadaan sakit / nyeri / cacat dan atau halangan serta meningkatkan kemampuan pasien mencapai integrasi sosial. Dokter fisik dan rehabilitasi (PM & R), juga dikenal sebagai fisioterapi, mengobati berbagai macam kondisi medis yang mempengaruhi otak, sumsum tulang belakang, saraf, tulang, sendi, ligamen, otot, dan tendon. Dengan mempertimbangkan keseluruhan komponen, dokter rehabilitasi medis dapat secara akurat menentukan masalah dan meningkatkan kinerjanya tanpa operasi

Tugas dokter rehab medik adalah menuntaskan pekerjaan dokter di bagian lain dalam rangka rehabilitatif. Banyak kasus seperti misalnya stroke, pengapuran sendi, post fraktur tulang, cedera olahraga, cedera tulang belakang, autis, perkembangan terhambat pada anak memerlukan terapi dari dokter rehab medik. Dokter rehab medik bekerja sama dalam satu tim yang terdiri dari dokter, fisioterapi, okupasi, ortosis prostesis, terapi wicara, psikolog, dan pekerja sosial. Tugas rehabilitasi ini akan memungkinkan penderita untuk kembali aktif baik dalam masyarakat ataupun keluarga serta dapat kembali bekerja lagi.

Pendidikan dokter Rehailitasi medis melakukan berbagai pendidikan dan pelatihan rangkaian klinis, termasuk fasilitas rawat inap dan rawat jalan. Mereka memiliki berbagai pengetahuan termasuk sistem muskuloskeletal, neurologis, rheumatologis dan kardiovaskular.

Beberapa diagnosis dan populasi umum yang ditinjau dari sisi rehabilitasi medisi dan terapi fisik melalui  rawat inap meliputi cedera tulang belakang, cedera otak (traumatis dan non-traumatik), stroke, multiple sclerosis, polio, perawatan luka bakar, dan rehabilitasi muskuloskeletal dan anak-anak. Fisioterapis rawat inap sering dilatih menggunakan keterampilan tim kolaboratif dan bekerja dengan pekerja sosial dan terapis kesehatan lainnya (mis., Fisik, pekerjaan dan ucapan) untuk mengelola masalah ini.

Pasien fisioterapi rawat jalan menangani kondisi nonsurgical termasuk cedera ortopedi, nyeri dan disfungsi terkait tulang belakang, cedera akibat kerja dan sindrom yang berlebihan, usus neurogenik atau kandung kemih, penanganan nyeri, penanganan kejang, dan nyeri kronis. Ahli fisioterapi rawat jalan biasanya ditemukan dalam kelompok multidisipliner yang terdiri dari fisiotris lain, ahli bedah ortopedi dan / atau ahli bedah saraf.

Tujuan Rehabilitasi Medik :

  • Mengurangi / menghilangkan keadaan sakit /nyeri / cacat semaksimal mungkin.
  • Melatih pasien dengan gejala-gejala yang ada maupun yg tersisa agar dpt pulih / mendekati seperti keadaan semula, sehingga pasien tsb dpt bekerja kembali sesuai dng kemampuan yg ada.

Tingkatan REHABILITASIÂ MEDIK :

  1. Impairment / kelemahan, kelainan.
  2. Disability / ketidakmampuan.
  3. Handicap / halangan / ketunaan beserta dampaknya melalui peningkatan fungsi semaksimal mungkin.

Tim Rehabilitasi Medik

  1. Dr Rehabilitasi Medik
  2. Fisioterapis.
  3. Terapis Okupasi.
  4. Terapis Wicara..
  5. Ortotik Prostetik
  6. Psikolog.
  7. Pekerja Sosial Medis /Medical Social Worker (MSW ).

Sub Bagian Rehabilitasi Medik

  1. Sub bagian Fisioterapi.
  2. Sub bagian Okupasi Terapi.
  3. Sub bagian Terapi Wicara .
  4. Sub bagian Ortotik Prostetik.
  5. Sub bagian Psikologi.
  6. Sub bagian Pekerja Sosial Medis.

Kapan harus menghubungi dokter rehabilitasi medis

  • Bila mengalami kecelakaan atau mengalami luka atau kondisi kronis yang membuat Anda sakit atau fungsi terbatas
  • Baru saja pulih dari operasi
  • Ketika memiliki penyakit atau perawatan untuk penyakit yang telah mengurangi tenaga atau kemampuan untuk bergerak dengan mudah
  • Ketika baru pulih dari ganguan stroke atau masalah lain yang terkait dengan kerusakan saraf
  • Bila menderita sakit kronis akibat arthritis, cedera stres berulang, atau masalah punggung
  • Kelebihan berat badan membuat sulit berolahraga atau telah menyebabkan masalah kesehatan
  • Bila anda berpikir terlalu tua untuk berolahraga
  • Perubahan hidup seperti persalinan atau menopause telah menciptakan tantangan baru bagi fungsi fisik Anda
  • Bila anda mengalami gangguan nyeri punggung, nyeri kaki yang tidak kunjung membaik hilang timbul
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s